American Association of Petroleum Geologist Student Chapter (AAPG-SC) Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Teknik Geologi – American Association of Petroleum Geologist Student Chapter (AAPG-SC) Institut Sains & Teknologi AKPRIND binaan Nurul Dzakiya, S.Si., M.Sc dan saat ini dipimpin oleh Berta Beni kembali mengadakan Visit Company (Viscom) ke Exxon Mobil pada 9 Desember 2019 lalu di Lapangan Banyu Urip Blok Cepu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Teknik Geologi IST AKPRIND Yogyakarta
Mahasiswa/i dan dosen pembina Ibu Nurul Dzakiya, S.Si., M.Sc

Viscom kali ini diikuti oleh 23 peserta dan sukses berjalan karena peran peserta dan para panitia yang diketuai oleh Yuni Purwanti. Perjalanan dari Yogyakarta menuju Jawa Timur cukup melelahkan. Namun, lelah itu terbayar ketika para peserta telah sampai di Exxon Mobil yang langsung diarahkan ke meeting room oleh tuan rumah untuk mendengarkan tentang pentingnya “Safety”. Perusahaan ini memiliki semboyan “Mengutamakan Keselamatan” sehingga safety memang menjadi hal yang utama dalam bekerja.

Kemudian peserta diberi waktu memperkenalkan diri yang dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Pak Febri yang menjabat sebagai Departmen Operation. Pemateri membahas tentang persentase Varrel/hari produksi blok Banyu Urip, fasilities well-nya dan dijelaskan juga telah ditemukan sumur baru disana, yaitu Kedung Kerisyang. Sumur tersebut telah diproduksi selama 3 Minggu.

Exxon Mobil juga telah melewati target yang ditentukan pemerintah. Setelah selesai dari kegiatan tersebut, peserta diarahkan untuk keliling lingkungan sekitar dengan menggunakan bus perusahaan serta diberi penjelasan tentang destilasi pemisahan minyak dan gasnya. Hal yang berkesan di lapangan, peserta melihat ada gas yang dikeluarkan kemudian dibakar tetapi pada saat hujan, api tersebut tidak padam karena ada suatu alat yang mendukungnya.

Setelah itu, peserta diarahkan kembali ke waduk atau tempat penampungan air sementara untuk keperluan perairan di kawasan perusahaan tersebut. Pengalaman berharga dan ilmu yang didapat dari viscom tersebut, peserta mengetahui bahwa jumlah produksi per hari yang dihasilkan melebihi yang di targetkan oleh pemerintah sehingga menjadi produsen minyak No 1 di Indonesia dan mengetahui fungsi Rig-rignya serta cara pengolahan minyak secara langsung di lapangan yang selama ini hanya dipelajari dalam teori-teori akademi (Yuni-Dzakiya).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here